Hari kedua Festival Beasiswa Merah Putih 2025 berlangsung semakin dinamis dengan terselenggaranya berbagai sesi workshop yang tersebar di tiga ruang utama: Ruang Sriwijaya, Ruang Mataram, dan Ruang Padjajaran. Setiap ruang menghadirkan tema berbeda yang dirancang untuk memperkuat kompetensi akademik, kesiapan studi, hingga strategi karier internasional bagi para peserta.

Di Ruang Sriwijaya, fokus kegiatan tertuju pada peningkatan kemampuan bahasa Inggris melalui dua sesi TOEFL Mockup.

TOEFL Mockup I (10.30–12.00)

TOEFL Mockup II (13.00–15.00)

Kedua sesi ini memberikan pengalaman simulasi tes yang komprehensif, memungkinkan peserta menilai kemampuan bahasa Inggris mereka secara lebih akurat sebagai persiapan menuju aplikasi beasiswa luar negeri.


Sedangkan Ruang Mataram menghadirkan rangkaian workshop yang lebih beragam, di antaranya:

English for Academic Purposes Workshop (10.30–12.00) yang dibawakan oleh David Bradbury, Director of Students, Academic English & Teacher Training, sesi ini memberikan pemahaman mendalam mengenai kemampuan akademik berbahasa Inggris yang dibutuhkan di universitas luar negeri.

Presentasi IALF (10.45–11.00) yang diisi oleh Jay Ariel Rahman, Director of Marketing IALF.

Workshop "Your Ultimate Guide to Studying Abroad" (13.00–14.00) yang pada kesempatannya disampaikan oleh Mohammad Alila Ridda, Scholars by Ruangguru.

Workshop “Mini Seminar Scholars Young Leader” (14.00–15.00) oleh Tulus Kala Aheng dan Maulida Zahra dari Scholars by Ruangguru.

Workshop “Strategi Persiapan Kerja ke Luar Negeri” (15.00–16.00) diisi oleh Yayuk Fitriani dari Ruangguru, membahas langkah strategis bagi peserta yang ingin meniti karier internasional.


Ruang berikutnya adalah Ruang Padjajaran yang menjadi ruang paling dipadati pengunjung pada hari kedua karena menghadirkan beragam institusi pendidikan internasional dan lembaga beasiswa ternama. Kegiatan berlangsung dari pagi hingga sore hari dengan susunan sebagai berikut:

Kaplan Edupac (10.15–10.30), International Test Center (ITC) (10.30–10.45), Indonesia Australia Language Foundation (IALF) (10.45–11.00), Schoters by Ruangguru (13.45–13.55). Setelah istirahat siang, sesi dilanjutkan dengan lembaga-lembaga penyedia beasiswa luar negeri, di antaranya:

PUSPENMA Kementerian Agama Republik Indonesia (14.00–14.15), Indonesia International Education Foundation (IIEF) (15.15–15.30), Sunway University, Malaysia (15.30–15.45), Bangor University, United Kingdom (15.45–16.00).


Pada hari kedua inilah ienhub.com turut hadir dan mengikuti rangkaian workshop di Ruang Padjajaran. Kehadiran ienh ub.com berperan penting dalam membuka peluang kolaborasi baru, sekaligus memperkuat komitmen founder ienhub.com, Dr. Ahmad Suaedy, MA.Hum dalam mendukung ekosistem informasi pendidikan di Indonesia. Melalui interaksi dengan lembaga beasiswa internasional seperti IIEF, Sunway University Malaysia, hingga Bangor University UK, ienh ub.com memanfaatkan kesempatan untuk memperluas jejaring dan menyelaraskan misi edukasi digital dengan kebutuhan peserta festival. Partisipasi ienh ub.com pada deretan kegiatan ini menjadi wujud nyata dukungan terhadap penyelenggaraan Festival Beasiswa Merah Putih 2025, sekaligus mendorong semakin terbukanya akses informasi pendidikan global bagi generasi muda Indonesia.