Jakarta, ienhub.com – Ibu Sinta Nuriyah Wahid dijadwalkan akan menerima Penghargaan Lifetime Achievement & Special Category dengan gelar “Mother of the Nation” dari MetroTV pada 22 Desember 2025. Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas konsistensi dan dedikasinya dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan, pluralisme, serta persatuan bangsa selama puluhan tahun.
Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Ibu Sinta Nuriyah Wahid saat menerima silaturahmi tim ienhub. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh makna tersebut, Ibu Sinta menuturkan bahwa penghargaan yang akan diterimanya bukan semata-mata pencapaian pribadi, melainkan amanah moral untuk terus menyuarakan nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk.
Dalam perbincangan bersama ienhub, Ibu Sinta menegaskan bahwa kemanusiaan dan pluralisme merupakan fondasi utama Indonesia sebagai bangsa yang beragam. Ia memandang penghormatan terhadap martabat manusia, keadilan sosial, dan penerimaan terhadap perbedaan sebagai prinsip yang harus terus dijaga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Komitmen tersebut tercermin dari berbagai penghargaan yang telah ia terima sebelumnya, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satu penghargaan bergengsi yang diraih Ibu Sinta adalah Lifetime Achievement People of The Year 2024 dari MetroTV, yang dianugerahkan atas kontribusinya dalam memperjuangkan nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan.
Selain itu, Ibu Sinta juga menerima Penghargaan Kehormatan atas pengabdiannya sebagai pejuang nilai-nilai kemanusiaan dan spiritualitas, yang menempatkan kebaya sebagai simbol inklusivitas serta identitas nasional yang luhur. Penghargaan tersebut menegaskan perannya dalam merawat nilai budaya sekaligus menjadikannya medium pemersatu lintas identitas.
Tak hanya dari dalam negeri, berbagai lembaga dan komunitas internasional juga memberikan apresiasi kepada Ibu Sinta Nuriyah Wahid. Pengakuan tersebut datang atas kiprahnya dalam mempromosikan dialog lintas iman, perdamaian, serta penghormatan terhadap martabat manusia tanpa memandang perbedaan agama, suku, maupun latar belakang sosial.
Bagi Ibu Sinta, seluruh penghargaan yang diterimanya merupakan pengingat akan tanggung jawab moral untuk terus berpihak kepada nilai-nilai kemanusiaan. Ia menegaskan bahwa penghargaan sejati bukan terletak pada pengakuan, melainkan pada keberlanjutan perjuangan dalam membela kelompok rentan dan menjaga persatuan bangsa.
Melalui silaturahmi ini, ienhub menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan narasi kebangsaan yang menjunjung tinggi kemanusiaan dan pluralisme. Pertemuan dengan Ibu Sinta Nuriyah Wahid menjadi momentum refleksi bahwa keteladanan, konsistensi, dan keberpihakan pada kemanusiaan merupakan fondasi penting bagi masa depan Indonesia.
Editor: Aljazuli, ienhub.com