Jakarta — Jurnal Islam Nusantara: Journal for the Study of Islamic History and Culture resmi mengumumkan penerbitan Volume 7 Nomor 1, Januari 2026. Edisi ini mengangkat tema besar “Historical Trajectories of Sino–Nusantara Relations” yang membahas perjalanan panjang interaksi budaya, sejarah, dan keislaman antara komunitas Tionghoa dan Nusantara.

Dalam edisi ini, sejumlah akademisi dari dalam dan luar negeri menyajikan kajian mendalam mengenai dinamika hubungan kedua komunitas yang telah berlangsung berabad-abad. Di antara artikel yang dimuat adalah:

  • The Wali, the Woman, the Lion: Pasir Performance and Chinese and Peranakan Islam on Java oleh Kathy Foley
  • Sino-Indo Muslim Cultures: Tracing the History and Legacy of Cheng Ho and Chinese Muslims in Nusantara oleh Sunantri Al-Qurtuby
  • From Asian Maritime Cultural Routes to Peace: The View of Zheng He Cultural Route Heritage oleh Li Pei Feng
  • From Tiao Wan to Bakawan and Bakso: The Culinary History of Chaozhan Peranakan Cuisine in Java oleh Ary Budiyanto
  • Revisiting Sino–Indonesian Encounters: A Neo-Tributary Perspective on Power, Economy, and Islamic Maritime History oleh Virdika Rizky Utama & Mukhtar Abdullah

Edisi ini menegaskan komitmen Jurnal Islam Nusantara dalam memperluas khazanah penelitian terkait sejarah hubungan antarbudaya, khususnya interaksi komunitas Muslim di Nusantara dengan masyarakat Tionghoa sejak era maritim hingga periode modern.

Redaksi menilai tema ini sangat relevan, mengingat hubungan Sino–Nusantara memiliki pengaruh besar dalam perkembangan tradisi Islam lokal, jaringan perdagangan, hingga pembentukan identitas kebudayaan di berbagai wilayah Indonesia.