Dua ulama faqih bermazhab Syafi’i yang dikenal dengan corak keilmuan tradisional, Abuya Muhtadi al-Bantani dari Indonesia dan Syaikh Abdul Aziz al-Shahawi dari Mesir, kerap menjadi sorotan karena kesamaan pandangan keagamaan dan bahkan kemiripan wajah mereka. Abuya Muhtadi al-Bantani, lahir pada 1953, merupakan putra dari ulama karismatik Abuya Dimyati Banten. Sementara itu, Syaikh Abdul Aziz al-Shahawi, kelahiran 1945, dikenal luas sebagai salah satu tokoh tarekat Syadziliyah di Mesir.
Dalam perjalanan pendidikannya, ketika masih remaja, Abuya Muhtadi pernah diajak oleh ayahandanya untuk menimba ilmu di Pesantren Kauman, Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah pada tahun 1968. Di pesantren tersebut, ia belajar di bawah asuhan Kiai Haji Ahmad Rokyat bin Abdullah Wiryo, salah satu ulama terkemuka Kaliwungu.
Sebagaimana diungkapkan oleh para sesepuh Kaliwungu, masa itu menjadi salah satu periode penting dalam pembentukan karakter keilmuan Abuya Muhtadi, yang kelak dikenal luas sebagai faqih dan mursyid tarekat di Banten.
نفعنا الله تعالى بهما وبعلومهما في الدارين — Semoga Allah memberikan manfaat kepada kita melalui keduanya dan ilmu mereka di dunia dan akhirat.
Oleh: A. Ginanjar Sya'ban
*Ditulis ulang atas sepengetahuan penulisnya