Trenggalek – Fenomena kekerasan seksual yang terjadi di sejumlah lembaga pendidikan Islam belakangan ini menjadi perhatian serius Gerakan Nasional (Gernas) Ayo Mondok. Sebagai langkah pencegahan dan perlindungan terhadap santri, organisasi tersebut menyiapkan layanan hotline 24 jam yang dapat dimanfaatkan santri untuk melaporkan berbagai persoalan atau kejadian yang mencurigakan di lingkungan pesantren.

Sekretaris Jenderal Gernas Ayo Mondok, Zahrul Azhar Asad, mengatakan hotline tersebut dibentuk sebagai saluran komunikasi langsung bagi para santri. “Maka kita bikin saluran untuk membuat hotline 24 jam buat para santri jika ada problem atau masalah yang mencurigakan bisa komunikasi melalui hotline ini,” ujarnya saat Forum Muhalaqah (Muhasabah dan Halaqah) di Pondok Pesantren Ar Ridwan, Trenggalek.

Menurut Gus Hans, langkah yang ditempuh Gernas Ayo Mondok bukan dengan bersikap reaktif terhadap berbagai kasus yang muncul, melainkan melalui upaya yang konstruktif dan produktif.

"Langkah kita adalah langsung konstruktif dan produktif yaitu dengan cara memberikan akses komunikasi langsung dari santri kepada Gernas Ayo Mondok," tegasnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Queen Al Azhar Darul Ulum Jombang itu menjelaskan bahwa salah satu persoalan yang sering terjadi adalah adanya relasi kuasa antara oknum yang dianggap memiliki kedudukan terhormat dengan santri yang merasa berada pada posisi subordinat.

“Nah, seketika subordinat tidak berani bicara kepada yang dianggap terhormat, maka inilah menjadi problem,” jelasnya.

Selain membuka hotline 24 jam, Gernas Ayo Mondok juga akan terus melakukan edukasi dan membangun kesadaran di kalangan keluarga besar pesantren, khususnya para dzuriah dan pengasuh. Gus Hans juga mengingatkan masyarakat agar memilih pesantren yang memiliki sanad keilmuan yang jelas.

“Maka sekali lagi pilihlah pesantren yang sanad keilmuan dari kiainya jelas dengan trah yang jelas," pesannya.

Menurutnya, meskipun tidak ada jaminan mutlak untuk mencegah terjadinya penyimpangan, upaya tersebut merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk menciptakan lingkungan pesantren yang aman dan mendukung lahirnya generasi yang memperoleh ilmu yang bermanfaat.

Ayu - Ienhub.com